Bunga Kecombrang atau honje dikenal masyarakat Indonesia sebagai rempah penyedap masakan. Namun, bagaimana jadinya jika kecombrang dipadukan dengan kopi? Tentu akan menghasilkan aroma dan rasa yang berbeda pada umumnya.
Hal tersebut, bisa dinikmati di Koffie Story De Paviljoen Hotel Bandung. Beverage Manager De Paviljoen, Artha Muhammad Vici Adriya mengatakan, variasi kopi dan kecombrang berawal dari eksperimen ingin menciptakan sesuatu hal yang beda. Dirinya ingin membuat minuman kopi yang bisa dicampur dengan rempah.
”Setelah diteliti, ternyata kecombrang memiliki banyak manfaat. Rempah ini juga wanginya agak menyengat. Ternyata setelah dibuat, lumayan banyak peminatnya,” ujar Artha.
Selain kecombrang, bunga sedap malam juga dijadikan campuran kopi. Bunga yang memiliki wangi semerbak ini menambah sensasi dan memperkuat cita rasa varian kopi yang Artha ciptakan.
Berikut Coffee Mixologi ala De Paviljoen:
Brew Legend
Wangi kecombrang sangat jelas kentara di minuman kopi ini. Terbuat dari espresso, kecombrang, hazelnut dan sunkist.
Knolbloem Brouwen
Saat menghirup kopi ini otak akan menjadi fresh. Terbuat dari espresso, dedap malam, vanilla syrp dan lime.
Equalizer Koffie
Perpaduan andata kecombrang dan bunga sedap malam menghasilkan cita rasa dan aroma kopi yang segar dan wangi. Terbuat dari kopi, kecombrang, sedap malam, blue cuaraco, strawberry dan orange.
Hartige Greuigen
Sensasi bunga rosemary dan lemon menambah kesegaran minuman ini. Terbuat dari kopi, rosemary, lemon, egg nog, cream dan tortilla chips.

